Beberapa
kelompok kecil telah didefinisikan sebagai kolektif dan setiap anggota
kelompok memiliki tujuan saling bergantung
satu sama lain. Anggota masing-masing kelompok ini memiliki tujuan untuk saling mengakrabkan dan menemukan berbagai cara untuk berinteraksi
dengan yang lain agar mempunyai rasa memiliki yang kuat. Perkembangan dalam
teknologi komunikasi digital telah membawa perubahan radikal dalam pengertian
kolektif. Kita
melihat bagaimana cara media baru muncul
ini tidak hanya sebagai
sebuah saluran,
tetapi juga sebagai agen dalam kelompok yang menyetir atau mengatur proses
pengambilan keputusan kelompok dengan penataan interaksi kelompok. Sebelum pengembangan
world wide web (www) dan internet, para
peneliti
meneliti kelompok dengan dukungan teknologi yang didorong oleh tiga
tujuan dasar yaitu untuk
mengkaji bagaimana memadai media baru bisa memungkinkan kelompok agar bisa mengatasi kendala ruang
dan waktu, untuk mengevaluasi dampak teknologi pada kisaran dan kecepatan
‘akses terhadap informasi anggota, dan untuk mengevaluasi dampak teknologi pada
kinerja tugas kelompok'. Para
peneliti mulai memperhitungkan gagasan tentang
sebagian
teknologi yang diaktifkan oleh kelompok secara melekat berbeda dari kelompok
yang bertatap muka dan mereka patut dikaji sebagai identitas di dalam hak
mereka sendiri yang
mengacu pada kesetaran tatap muka
kelompok. Dalam bab ini kita akan membahas peran media
baru dalam tingkat kelompok
analisis yaitu bagaimana teknologi dalam bentuk akhir dibentuk
oleh perilaku kelompok, bukan pada isu-isu yang berkaitan dengan desain
perangkat keras dan sistem perangkat lunak untuk elaborasi kelompok. Organisasi dalam bab
ini mencerminkan evolusi dalam teori dan penelitian tentang kelompok dan media
baru. Sebagaimana di teori dan penelitian juga mencerminkan definisi perkembangan media baru
dimulai dengan eksperimen awal telekonferensi pada tahun 1970an dengan
kepemilikan sistem komunikasi yang dimediasi
tahun 1980 dan kemudian meningkat dari internet dan web sebagai jaringan
komunikasi terbuka pada
tahun 1990an, dan lingkungan
komunikasi berada di mana-mana.
Sebagian
besar penelitian ini dilakukan
pada
konseptualisasi kelompok sebelum perkembangan terbaru dalam teknologi digital
dan internet.
Dalam
berkomunikasi, kerja sama antar anggota kelompok
memerlukan pengetahuan berupa aspek
emosional maupun motivasional.
McGrath dan Hollingshead (1993, 1994) memiliki
pandangan
yang mengarah pada penelitian pada masa lalu di bidang ini, misalnya memberikan suatu sistem
klasifikasi dari sistem komunikasi yang berdasarkan pada peran fungsional
teknologi untuk mendukung kerja sama kelompok. Empat kategori dari sistem
klasifikasi:
(1) menyediakan
proses komunikasi di dalam kelompok
(2) menambah informasi yang
tersedia kepada kelompok atau anggota kelompok melalui
gambaran informasi dari database
gambaran informasi dari database
(3) mendukung
komunikasi dengan pihak luar kelompok
(4) menyusun kelompok melalui
proses penampilan tugas-tugas dan produksi
tugas
Sistem klasifikasi
dikembangkan pada awal tahun 1990 ketika World Wide Web baru berkembang. Setelah itu diperbaharui
untuk memasukkan teknologi komunikasi yang tersedia di internet. Sedangkan sistem klasifikasi dikembangkan pada saat teknologi yang berbeda untuk mendukung fungsi-fungsi yang berbeda juga untuk dijadikan kerangka untuk mengatur dan memeriksa teknologi
kontemporer yang biasanya mendukung lebih dari satu dari empat fungsi.
GCSS:
Teknologi untuk Menengahi atau Cara Berargumen dalam Kelompok Komunikasi
Fitur tanda tangan GCSS yang berkemampuan untuk berkomunikasi dalam anggota kelompok menggunakan media baru. Penelitian lebih lanjut tentang
GCSS telah didasarkan pada premis bahwa modalitas
lebih sedikit
akan diberikan
oleh teknologi yang memediasi
komunikasi dengan cara menyaring beberapa isyarat dalam komunikasi.
GISS:
Informasi Melengkapi Tersedia untuk Grup
Anggota kelompok
memiliki akses ke semua
informasi atau pengetahuan selain anggota kelompok lainnya. Intranet dapat mendukung
kegiatan individu, menyebarkan informasi
formal, dapat menjadi pointer ke
pengetahuan dan pemegang pengetahuan, individu dan kelompok data, informasi dan
berbagi pengetahuan, dan interaksi kelompok.
GXSS:
Mendukung Komunikasi Eksternal
Fungsi GXSS adalah sebuah kasus dari kedua, yaitu fungsi GCSS dan fungsi
GISS.
Komunikasi antar anggota kelompok dapat dilakukan
dengan salah satu dari gcss systems agar
dapat
mempertimbangkan interaksi dengan agen manusia eksternal ke kelompok tersebut untuk mengakses informasi. Extranets sebagai sebuah kesatuan untuk gxss
infrastruktur yang mencapai organisasi tradisional.
GPSS: Memodifikasi Kelompok
Strategi ini di dalam sebuah bimbingan fasilitator atau supervisor akan membatasi struktur
komunikasi, tugas, informasi yang tersedia dan urutan tugas responses diizinkan
dan diperlukan kelompok. Upaya ini telah
memfokuskan pada teknologi yang memungkinkan akan berpengaruh pada
pengambilan keputusan diantara kelompok. Pada akhir tahun 1980 dan awal tahun 1990 sebuah perangkat lunak GPSS akan membentuk sebuah keputusan dengan
jaringan komputer yang bisa mendukung
kelompok-kelompok yang sinkron.
Sebagian besar kelompok yang menggunakan
strategi ini agar kita bisa meningkatkan bagaimana cara bertatap
muka atau berkomunikasi secara langsung dengan mereka
untuk menemukan sebuah keputusan dalam
pengambilan sebuah
keputusan. Salah satu sistem
ini untuk jenis dukungan tugas yang diberikan kepada masing-masing kelompok, baik
ukuran kelompok yang bisa menggunakan sistem dan apakah fasilitator terlatih bagaimana cara mempersiapkan keperluan
untuk menambah perangkat lunak GPSS tersebut. Adanya sebuah modul yang masing-masing akan berbeda baik struktur
yang berbeda dari tugas kelompok atau bagian yang berbeda dari proses kelompok
pada proyek tertentu. Misalnya, perangkat lunak GPSS adalah alat atau modul untuk
brainstorming elektronik yang bermanfaat
untuk
menata macam-macam bentuk evaluasi dan melakukan voting untuk mengidentifikasi
para pemegang kepentingan dan
membawa asumsi mereka untuk bertukar komentar anonim atau pengidentifikasian salah satu topik. Upaya yang dilakukan untuk
mengembangkan sistem ini bertujuan agar
kelompok asinkron dan sinkron saling
mendukung di internet.
Denger-denger nih,
baru-baru ini perangkat lunak
GPSS dirancang untuk merencanakan
sumber daya perusahaan dan komputer ini
didukung
sebagai bagaimana cara kerja
koperasi dalam menggarisbawahi upaya untuk meningkatkan kinerja kelompok yang lebih dari sekedar
pengambilan keputusan dalam sebuah
kelompok orgaisasi kecil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar